🏀 Apabila Mengendarai Mobil Wajib Bawa
UlasanLengkap 1. Kecelakaan Lalu Lintas dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”) digolongkan menjadi 3, yakni (lihat Pasal 229): a. Kecelakaan Lalu Lintas ringan, merupakan kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan Kendaraan dan/atau barang, b. Kecelakaan Lalu Lintas sedang, merupakan kecelakaan yang
Ketidaktepatanrasio ini terjadi salah satunya karena sensor oksigen yang rusak yang dapat menyebabkan masalah karena suhu non-standar, kelembaban, atau komposisi udara. Jika sensor O2 Mobil bermasalah, pembacaan akan tidak akurat, sekali lagi, menghasilkan komposisi bahan bakar dan udara yang tidak normal. Sensor oksigen yang tidak berfungsi
perbanyakminum air putih dekat 3-4 hari saat sebelum keberangkatan buat melindungi supaya badan cairan badan senantiasa terpelihara. komsumsi vit supaya energi kamu senantiasa terpelihara dikala ekspedisi jauh. makan seperlunya saat sebelum mengawali ekspedisi mudik. 2. bawa obat-obatan. jangan kurang ingat, bawa obat-obatan simpel antara
Andajuga perlu perhatikan apabila kondisi minyak rem Anda berkurang drastis dalam jangka waktu yang singkat. Hal ini bisa saja disebabkan oleh kebocoran pada sistem pengereman mobil Anda. Maka, untuk menghindari hal itu upayakan untuk melakukan pengecekan rutin setidaknya 2 minggu hingga satu bulan sekali.
Namuntetap saja mengendarai mobil matic perlu latihan khusus. Sebab ada beberapa hal pada mobil matic yang harus dipelajari, bahkan oleh driver yang biasa menggunakan mobil manual. Jika gear tidak berada di posisi ini, maka biasanya mobil tidak akan menyala. Apabila sudah menyala, pindahkan gear pada posisi yang kamu butuhkan. Misalnya D
Adabeberapa tips mengendarai mobil matik yang bisa dicoba agar komponen mobil lebih awet. Biasanya kesalahan-kesalahan umum ini dikarenakan pengendara memperlakukan mobil matik layaknya mobil bertransmisi manual. Padahal ada sedikit perbedaan antara keduanya. Gawatnya, kebiasaan-kebiasaan ini justru dapat merusak komponen mesin
Beberapadari kita barangkali hanya perlu mengendarai mobil seminggu sekali. Namun beberapa yang lain memiliki mobilitas yang tinggi dengan kendaraan itu. Apabila Anda akan menghabiskan waktu yang cukup lama di mobil, tentu masalah kenyamanan harus jadi pertimbangan penting. Misalnya saja bila Anda tinggal di kota seperti Jakarta.
pengetahuanmobil:accu,lampu,rem tangan,dll Perpanjang Masa Pakai Accu – Accu (aki) mobil ataupun motor yang paling banyak digunakan adalah jenis accu basah. Accu basah yang dimaksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut.
TIMESINDONESIA JAKARTA – Pemilik mobil jangan hanya fokus pada tampilan luar dan dalam kendaraanya, mereka harus juga memperhatikan peralatan untuk keadaan darurat (emergency kit) di mobilnya.. Peralatan darurat ini wajib dibawa bagi para pengemudi, apabila dalam kondisi mendesak dan darurat. Ada peraturan dalam undang-undang yang mewajibkan
Enginemount mesin ini berfungsi untuk menahan mesin mobil agar tetap stabil pada posisinya. Jika terdapat kerusakan pada bagian ini, tentu akan menyebabkan getaran pada mesin yang tidak bisa ditahan dan menyebabkan goyahnya setir. Kondisi ini biasanya terjadi pada mobil yang pernah mengalami tabrakan pada bagian depan dan kecelakaan yang cukup
4cara mengemudikan mobil matic di tanjakan yang baik dan benar 1. Google Hal hal yang perlu diatur adalah tenaga yaitu gas lalu posisi transmisi. Alasan Kenapa Tuas Transmisi Mobil Matik Harus di Posisi N Saat Kondisi Macet. Tujuannya adalah mobil bisa tetap melewati rintangan tersebut dengan aman dan lancar.
Tindakan dua orang polisi lalu lintas (polantas) salah tilang pengendara mobil di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/9/2021) viral di media sosial. Polantas tersebut terekam sedang menilang pengemudi yang mengendarai mobil yang di dalamnya ada satu unit sepeda. Sepeda jenis MTB tersebut ditaruh di atas jok baris kedua dan
EtBGL. Ponten Jawaban Soal/Wahyu Satu Bawa otomobil harus bawa SUPER Orang yang dukung mobil, kita sebut… REMBET, MEREMBET … cepat jago merah ~ ke toko tekstil itu; 2 = merembet-menjangkit menyangkutnyangkut atau membawa-dukung orang perkara tidak-tak bukan anak asuh-anak asuh belaka nan dica… ANGKUT Bawa, muat BAPER Bopong perasaan bahasa G4UL PORTABEL Mudah dibawa-bawa USUNG Panggul, angkut ANTAR Dukung; kirim GOTONG Bawa sekalian JINJING Bawa, tenteng; SOMPOH Bopong; dulung; GONDOL Bawa dengan mulut RENDONG, TERENDONG Tersangkut, terbabit, terjerumus-bawa Sulut Mk bawa; SUNGGI Jw bawa; LAPTOP Komputer pribadi yang agak kecil, yang bisa dibawa-bawa DUKUNG Bawa, bopong, gendong, bawa; GIRING Bawa lari bola dengan kaki LIBAT Turut terbawa-panggul dalam suatu masalah REMBET Menyangkut-nyangkut atau membawa-bawa cucu adam perkara TERMOS Yang biasa dibawa-bawa pakar tembusan gelintar Mat kodak Profesi yang lumrah merembet tustel DSLR STIR Kerjakan naik kuda mobil, kita harus membawa HP Perabot komunikasi nan selalu kita bawa singkat MBER Super hero yang gendong palu petir, pastinya…
7 menit membaca Bagi kamu yang gemar bermobilitas menggunakan mobil pribadi, perkakas mobil yang wajib dibawa sepertinya memang perlu diketahui, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Sebab, semua peralatan-peralatan itu dapat menjadi bentuk antisipasi atau berjaga-jaga apabila suatu saat kamu menghadapi situasi darurat ketika sedang melakukan perjalanan. Ketika berkendara, memang terkadang ada saja kejadian yang tak bisa dihindari, entah itu tabrakan, ban kempes di jalan tol, dan masih banyak lagi. Baca Juga 9 Benda yang Tidak Boleh Ditinggalkan di dalam Mobil Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya apabila kita mulai berjaga-jaga dengan selalu menyediakan perkakas mobil yang wajib dibawa, agar apabila terjadi suatu hal tak terduga, kamu tak akan bingung nantinya. Nah, mungkin di antara kamu masih ada yang belum tahu mengenai hal ini. Karenanya, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sejumlah perkakas mobil yang wajib dibawa bagi. Apa sajakah itu? Yuk kita simak bersama! Perkakas Mobil yang Wajib Dibawa Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa perkakas mobil yang wajib dibawa ketika kamu sedang berkendara, yaitu adalah 1. Kabel Jumper Perkakas mobil yang wajib dibawa pertama adalah kabel jumper. Sebab, alat ini akan berguna ketika mobil kamu mengalami kondisi mogok yang disebabkan oleh aki mobil yang sudah soak. Ketika mobil mogok secara tiba-tiba ketika kamu sedang berkendara, maka kabel jumper ini dapat digunakan dengan cara menghubungkan kabel jumper dari katub aki yang ingin diisi kembali dayanya dengan pengisi daya aki tersebut. Satu hal yang perlu diketahui, pastikan bahwa hubungan kabel yang digunakan antara katub aki dengan pengisi daya aki sama persis arus positif dan negatif nya. 2. Ban Cadangan Perkakas mobil yang wajib dibawa dan sama sekali tak boleh ketinggalan ketika kamu bepergian adalah ban cadangan atau ban serep. Akan tetapi, bukan hanya sekadar ban cadangan saja, namun ban tersebut harus dalam kondisi baik, seperti tekanan ban yang sudah diisi secukupnya. Dengan begitu, apabila sewaktu-waktu ban kamu kempes di tengah jalan, maka ban cadangan langsung siap untuk digunakan. Saat ini, mobil-mobil baru pada umumnya sudah mengusung ban mobil tubeless yang masih bisa berjalan meski tertusuk paku dan tak memiliki ban cadangan. Meski begitu, seharusnya setiap mobil tetap harus menyediakan ban cadangan, meskipun sudah menggunakan ban tubeless. Setiap sebelum bepergian, alangkah baiknya apabila ban cadangan tetap melalui perawatan secara rutin, guna memastikan bahwa kondisi ban selalu baik. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat ban cadangan adalah dengan pengecekan tekanan angin setiap bulan, pengecekan kondisi alur ban, dan perawatan dengan menggunakan semir ban. 3. Dongkrak Dongkrak merupakan salah satu perkakas mobil yang wajib dibawa bersamaan dengan ban cadangan. Sebab, alat inilah yang membantu kamu dalam mengganti ban cadangan apabila terjadi sesuatu pada ban original mobil tersebut. Dongkrak itu sendiri memiliki fungsi untuk mengangkat mobil sehingga ban dapat dilepas dan diganti dengan mudah. Saat ini terdapat beberapa jenis dongkrak yang bisa kamu temui di pasaran, seperti dongkrak botol, dongkrak gunting, hingga dongkrak buaya. Sesuai dengan namanya, dongkrak botol memiliki bentuk seperti botol, namun dengan cara kerja menggunakan sistem hidrolik. Ketika kamu ingin menggunakannya untuk mengangkat mobil, maka kamu hanya perlu menggunakan tuas yang tersedia. Sedangkan untuk menurunkan mobil, kamu hanya perlu mengendorkan katupnya. Salah satu kelebihan dari dongkrak botol adalah penggunaannya yang terasa lebih ringan ketika mengangkat mobil. Jenis dongkrak lainnya adalah dongkrak gunting yang memang memiliki bentuk menyerupai gunting. Perkakas mobil yang wajib dibawa satu ini umumnya merupakan alat yang paling umum. Dalam arti, setiap kamu membeli mobil baru, maka biasanya akan selalu disertai dengan jenis dongkrak satu ini. Cara menggunakannya adalah dengan memutar poros ulir searah jarum jam untuk mengangkat mobil, dan memutar ke arah sebaliknya untuk mengendorkannya. Kelebihan dari dongkrak gunting ini adalah harganya yang murah, perawatannya yang mudah, serta tidak memakan banyak tempat di area mobil. Namun, dongkrak gunting biasanya juga membutuhkan tenaga yang lebih besar dalam hal mengangkat mobil. Sedangkan untuk dongkrak buaya memiliki bentuk yang menyerupai mulut buaya yang sedang terbuka. Sama seperti dongkrak botol, dongkrak buaya juga menggunakan sistem hidrolik. Kelebihan dari jenis dongkrak satu ini adalah dapat digunakan di berbagai jenis medan, seperti jalanan yang miring atau tidak rata. Selain itu, cocok pula digunakan untuk semua jenis mobil kecil. Untuk bisa mempersiapkan perkakas mobil yang wajib dibawa satu ini, maka disarankan untuk memilih jenis dongkrak yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan, agar tidak merepotkan kamu ketika sedang digunakan. 4. Segitiga Pengaman Perkakas mobil yang wajib dibawa selanjutnya adalah segitiga pengaman. Walaupun terdengar sepele, namun nyatanya alat satu ini memiliki fungsi yang sangat penting lho. Segitiga pengaman berfungsi untuk memberikan tanda bagi kendaraan lain yang sedang melintas di jalanan yang sama untuk menjaga jarak dengan mobil kamu ketika sedang mengalami kendala, seperti mobil yang sedang dalam kondisi mogok, bocor, atau masalah-masalah lainnya. Ketika mobil kamu mengalami keadaan darurat, maka usahakanlah untuk langsung menepi ke pinggir jalan dan pasanglah tanda segitiga pengaman ini, agar kendaraan lain yang melintas dapat lebih berhati-hati ketika melewati mobil kamu atau bahkan bisa memberikan bantuan. 5. Kotak P3K Perkakas mobil yang wajib dibawa dan tak kalah pentingnya adalah kota P3K, yang lebih mengutamakan keselamatan kamu ketika berkendara. Apabila terjadi suatu hal yang tak diinginkan yang berhubungan dengan masalah kesehatan, maka kotak P3K bisa dijadikan sebagai alat pertolongan pertama sebelum menuju ke klinik atau rumah sakit terdekat. Umumnya, kotak P3K ini berisikan alkohol, kapan, perban, kain segitiga, cotton bud, dan obat-obatan lainnya. Di apotik atau toko obat yang ada pada umumnya, kotak P3K sudah banyak dijual dalam bentuk satu set, sehingga kamu tak perlu bingung lagi untuk membeli barang-barang apa saja yang harus ada di dalam kotak P3K itu sendiri. 6. Lampu Cadangan Lampu cadangan juga merupakan salah satu perkakas mobil yang wajib dibawa ketika sedang bepergian. Apalagi jika harus melakukan perjalanan jarak jauh atau pada malam hari, lampu menjadi barang yang sangat penting untuk menjaga keselamatan kamu selama berkendara. Sehingga, apabila di tengah perjalanan terjadi suatu hal yang menyebabkan lampu mobil mati, kamu masih bisa menggantinya dengan lampu cadangan yang sudah dipersiapkan. Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya apabila kamu mengecek kondisi lampu cadangan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa lampu tersebut dapat bekerja dengan baik. Ketika berkendara di malam hari, jarang pandang kita umumnya akan menurun. Sehingga, lampu menjadi tanda adanya mobil lain yang melintas di jalanan yang sama. Lantas, apa yang akan terjadi apabila ketika mobil mengerem namun lampu mobil justru mati? Bisa saja mobil lain yang berada di belakang kita tidak bisa melihatnya dan malah menabrak mobil kita. Maka dari itu, pastikan bahwa selama perjalanan tidak akan ada kendala apapun yang berhubungan dengan lampu mobil. 7. Kunci Roda Kunci roda merupakan salah satu perkakas mobil yang wajib dibawa bersamaan dengan ban cadangan dan dongkrak. Sebab, alat ini berfungsi untuk membantu kita dalam melepas ban dari mobil. Jika tidak memiliki ini, walaupun kamu sudah memiliki dongkrak dan ban cadangan, ban tetap tidak bisa diganti atau akan sangat sulit untuk diganti. Saat ini, sudah terdapat beberapa jenis kunci roda yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, seperti kunci roda palang, kunci roda L, hingga kunci roda engkol. Ada pula kunci roda elektrik yang bisa memberikanmu kemudahan dalam bekerja. 8. Alat Pemadam Api Ringan Perkakas mobil yang wajib dibawa selanjutnya adalah alat pemadam api ringan, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat suatu hal. Pasalanya, alat pemadam api ringan ini mengandung material khusus yang bisa segera memadamkan kebakaran kecil sehingga tidak memberikan kerusakan yang terlalu parah pada kendaraan kamu. Sesuai dengan namanya, perkakas mobil yang wajib dibawa satu juga tentunya memiliki berat yang lebih ringan dibandingkan alat pemadam api sungguhan. 9. Sekering Nah, sekering merupakan perkakas mobil yang wajib dibawa yang akan kita bahas terakhir. Intinya, fungsi dari sekering adalah sebagai pengaman arus listrik menuju lampu utama dan aksesoris yang terdapat di dalam mobil lainnya, seperti radio, power window, dan perangkat lainnya. Tak hanya itu, sekering juga berfungsi untuk mencegah terjadinya korsleting pada kendaraan. Sehingga, apabila terdapat peralatan listrik di dalam mobil yang tidak bekerja, maka sekeringlah yang harus pertama kali diperiksa. Karena itulah, usahakan untuk selalu ada sekering cadangan di dalam mobil, sehingga kamu bisa menggantinya apabila terjadi kerusakan pada sekering lama. Namun, perlu diketahui bahwa setiap sekering memiliki kapasitasnya sendiri, yang bisa kamu lihat berdasarkan warna dari kepala sekering tersebut. Jadi, jika ada salah satu sekering yang mengalami kerusakan, maka sekering tersebut harus diganti dengan sekering yang memiliki warna yang sama. Selain itu, usahakan pula untuk tidak mengganti sekering dengan kapasitas yang lebih besar maupun lebih rendah. Sebab, sekering dengan kapasitas lebih besar bisa memberikan beban listrik berlebih masuk ke rangkaian elektronika, sehingga bisa merusak peralatan elektronik lainnya yang ada di dalam mobil. Baca Juga Cara Mengganti Ban Mobil Sendiri Tak hanya itu, apabila arus yang masuk terlalu besar, maka bisa mengakibatkan terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran. Sedangkan jika kamu mengganti sekering dengan kapasitas yang lebih rendah, maka ada kemungkinan pula sekering pengganti ini akan putus atau terbakar juga. Jadi, itulah beberapa perkakas mobil yang wajib dibawa ketika kamu sedang berkendara. Selain itu, jangan lupa juga untuk melindungi kendaraan kesayangan kamu dengan asuransi kendaraan dari Sebab, hal ini bisa membantu kamu dalam meringankan kerugian finansial ketika terdapat suatu kejadian tak terduga yang menimpa mobil kamu ketika berkendara, seperti tabrakan, kecelakaan, atau adanya kerusakan pada mobil. Di kamu bisa melakukan perbandingan untuk mengetahui jenis-jenis asuransi kendaraan manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu dalam membayar premi. Tak hanya itu, seluruh proses pengajuan juga dapat dilakukan secara online lho, sehingga kamu tak perlu repot lagi untuk meluangkan waktu keluar rumah. Ingin mengendarai mobil dengan aman dan nyaman? Berikan perlindungan terbaik untuk kendaraan kamu bersama asuransi kendaraan dari Lebih seperti ini Tentang kami Kyla Damasha
Ada beberapa hal yang perlu Anda pahami sebagai cara mengendarai mobil matic. Karena meskipun mudah ada sejumlah teknik yang wajib dikuasai dahulu. Populasi mobil dengan transmisi otomatis semakin hari semakin meningkat. Ini karena mobil matic cenderung lebih ringkas dalam pengoperasiannya daripada mobil transmisi manual. Cukup injak pedal gas untuk berakselerasi dan injak pedal rem untuk berhenti. Kaki kiri pun bisa beristirahat tak perlu sudah payah menginjak pedal koping. Apalagi saat ini perkembangan teknologi transmisi otomatis pun semakin memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengemudinya. Tapi bagaimana kalau belum bisa nyetir mobil matic? Tenang, untuk kali ini, tak bosan-bosannya kembali memberikan tips cara mengendarai mobil matic yang mudah dipraktekkan oleh siapa saja. Tentunya nyetir mobil matik akan bisa lebih mudah manakala Anda sudah terlebih dulu mampu mengemudi mobil transmisi manual. Yuk baca artikel ini sampai habis biar bisa nyetir mobil matic. >>> Penjualan Sigra Manual Lebih Laris dari Matik, Apa Sebabnya? Cara Mengendarai Mobil Matik Itu Mudah! Tinggal geser tuas transmisi ke posisi D, injak pedal gas, langsung meluncur deh! Mengingat tak butuh geser-geser tuas transmisi untuk mengatur posisi gigi, tidak usah repot-repot juga injak pedal kopling dan mengatur lepasan pedal kopling dengan tekanan pedal gas, maka sejatinya cara nyetir mobil matik itu amat mudah. "Tinggal gas dan rem saja" begitu kata kebanyakan orang ketika ditanya bagaimana cara mengendarai mobil matic. Namun benarkah demikian? Ada benar dan tidaknya sih. Benar lantaran pedal yang dibutuhkan cuma pedal gas dan pedal rem. Pedal gas tentunya diinjak saat ingin mobil melaju atau berakselerasi. Sementara agar mobil berhenti atau lanjunya diperlambat, maka butuh menginjak pedal rem. Meski begitu ada beberapa tahapan yang wajib dipelajari sebelum mulai menjalankan mobil matik. >>> Berikut Tips Gunakan Transmisi Matik untuk Pemula yang Aman Cara Nyetir Mobil Matik Wajib Paham Arti Huruf-Hurufnya Setiap huruf di tuas transmisi otomatis ada artinya Hal pertama yang wajib diketahui sebelum memulai tahapan cara menjalankan mobil matic adalah mengetahui arti huruf-huruf yang ada di tuas transmisi otomatis. Umumnya pada tuas transmisi mobil matic terdapat huruf "P", "R", "N", "D", "D-3", "2", "1" atau "L". Ada pula mobil matic yang terdapat simbol "+ dan -". Lalu apa arti dari huruf-huruf tersebut? Berikut penjelasannya P berarti Parking Posisi transmisi ini digunakan ketika mobil parkir atau sama sekali tidak bergerak dalam waktu yang cukup lama. R berarti Reverse atau mundur Ini merupakan posisi tuas transmisi jika Anda hendak memundurkan mobil. Untuk mobil-mobil yang sudah dibekali fitur Rear Camera, maka ketika tuas transmisi digeser ke posisi R, maka layar headunit audio akan berubah menjadi tampilan kamera dari belakang mobil. N berarti Netral Yaitu posisi untuk membuat mobil tidak melaju namun mobil masih dapat menggelinding manakala Anda berhenti pada kontur jalan menurun atau menanjak. Sehingga akan lebih baik saat posisi N, Anda juga menginjak pedal rem atau mengaktifkan Parking Brake. D berarti Drive Yaitu posisi gigi yang membuat mobil melaju normal dan perindahan gigi akan dilakukan secara otomatis dengan sistem komputasi pada mobil sesuai putaran mesin dari tekanan pedal gas pengemudi. Cara mengendarai mobil matic agar mobil bisa melaju yaitu dengan menggeser tuas transmisi ke posisi D. D-3 Yakni posisi transmisi yang memungkinkan mobil melaju dengan perpindahan gigi secara otomatis namun gigi tidak akan bergerak lebih dari gigi 3. D-2 Yakni posisi transmisi yang memungkinkan mobil melaju dengan perpindahan gigi secara otomatis namun gigi tidak akan bergerak lebih dari gigi 2. Posisi ini perlu dipakai untuk menghadapi jalan menanjak dengan sudut kemiringan cukup curam. D-1 atau L Merupakan posisi transmisi yang memungkinkan mobil melaju namun posisi gigi tidak lebih dari gigi 1. Gunakan posisi ini jika menghadapi jalan dengan genangan air cukup tinggi untuk mencegah air masuk ke mesin mobil dan menyebabkan mobil mogok. + dan - Sering kali terdapat pada mobil dengan teknologi triptonic. Saat tuas digeser ke posisi ini maka cara mengendarai mobil matic memungkinkan pengemudi untuk memilih posisi gigi sesuai kebutuhannya secara manual tanpa harus menginjak pedal kopling. Cara Bawa Mobil Matic Juga Perhatikan Posisi Kaki Kaki kanan sebaiknya tetap bertugas menginjak pedal gas dan pedal rem Yang perlu diketahui selanjutnya tentang cara mengendarai mobil matic yaitu posisi kaki. Meskipun tidak ada keberadaan pedal kopling maka bukan berarti kaki sebelah kiri kini bertugas di atas pedal rem. Sebaiknya tempatkan posisi kaki kanan tetap untuk menginjak pedal gas dan juga pedal rem. Sementara kaki kiri bisa diistirahatkan selama berkendara. Ada bahaya jika Anda menginjak pedal rem menggunakan kaki sebelah kiri. Karena kaki kiri tak bisa mengontrol kuatnya pengereman. Apalagi jika Anda terbiasa menggunakan mobil transmisi manual yang membutuhkan menginjak pedal kopling. Khawatir kebiasaan menginjak pedal kopling secara penuh akan berimbas juga saat kaki kiri dipakai menginjak pedal rem. Jika kebiasan itu terjadi, akibatnya pedal rem yang seharusnya diinjak pelan-pelan makan akan diinjak kuat. Hal tersebut bakal menimbulkan pengereman mendadak yang mebahayakan bukan saja Anda sebagai pengemudi namun juga seluruh penumpang dan kendaraan lain di belakang. Cara Mengendarai Mobil Matic di Tanjakan Macet Cukup gunakan D1 atau L saat macet di tanjakan Ketika seseorang sudah memutuskan untuk menjadi pengemudi, maka wajib siap dengan segala kondisi medan jalan yang bakal dilalui. Baik itu jalan landai, jalan macet, jalan tanjakan, jalan kering, jalan basah, atau kombiasi dari beberapa situasi tersebut. Misalnya ketika melalui jalan menanjak dan kondisi macet. Manakala Anda sedang mengendarai mobil matic, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai cara membawa mobil matic menghadapi jalan yang macet di tanjakan. Apabila jalan macet namun masih bergerak meski kecepatan kurang dari 20 km/jam, maka posisikan tuas transmisi di D1 atau L. Lalu tekanlah pedal gas pelan-pelan agar mobil tetap berjalan merayap namun tidak sampai berhenti. Tetapi jika jalanan di tanjakan sesekali benar-benar berhenti, maka injak pedal rem untuk menghentikan laju kendaraan, tarik tuas parking brake hand brake, dan geser posisi transmisi ke N. Apabila kendaraan di depan kembali bergerak maju, maka injak pedal rem lagi, geser tuas transmisi ke posisi D1 atau L, kemudian turunkan tuas parking brake dan injak pedal gas pelan agar mobil kembali bergerak maju namun tidak kencang. >>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut simak tips dan trik yang berguna lainnya
apabila mengendarai mobil wajib bawa